Pages

Kamis, 10 Juli 2014

Dikatakan atau tidak dikatakan, itu tetap CINTA
(Darwis Tere Liye) 

Minggu, 06 Juli 2014

Teman, maafkan aku

Setelah sekian lama akhirnya Sabtu, 5 Juli 2014 aku kembali duduk manis dalam kelas, kuliaaaahh..hohoho. Jam istirahat dikagetkan dengan berita yang disampaikan teman kalo ibu si Emmy meninggal dan hari itu sudah masuk hari ke-7.
Ibunya...meninggal..
Ibunya??
Ah, saya bahkan susah percaya. Bagaimana bisa saya yang bisa dibilang dekat dengan si Emmy, saya yang biasanya tidak segan memberi tumpangan tidur pada Jumat malam (mengingat rumahnya jauh dan Sabtu pagi harus kuliah lagi) tidak mengetahui musibah seperti iniii??
Astaghfirullaaahh...
Seketika itu saya telpon dia, saya sempat menegur kenapa kabar duka seperti ini saya tidak diberi tahu? Ah, saya terlalu menghakiminya. Saya lupa seperti apa kondisinya saat musibah itu terjadi.
Ya Allaaahh...saya ini memang bukan siapa-siapa. Bukannya karena saya ingin dianggap. Sejenak saya berpikir demikian. Namun saya menyadari ternyata saya belum menjadi baik, yang terbaik untuk teman-teman saya. Teman 'baik' yang hanya terlihat diluarnya. Dimana saya saat itu?? Sedang apa saya?? Buruk sekali diri ini yang hanya memikirkan kesibukan diri sendiri. Karena tidak ada salahnya kan ditengah kesibukan iseng tanya kabar teman, keadaannya. Siapa tahu ada hal-hal tidak baik terjadi dan mereka termasuk teman-teman yang pendiam....

Ya Allah, saya memang bukan yang terbaik. Tapi saya ingin berusaha menjadi yang terbaik untuk teman-teman saya, keluarga saya, dan yang disekeliling saya...
Ingatkan lah saya selalu, Ya Rabb..

Jumat, 13 Juni 2014

Terbaik dari Dirimu

Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih; tapi bagaimanapun, berbaik hatilah... 
Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin orang lain akan menipumu; tapi bagaimanapun, jujur dan terbukalah... 
Bila engkau sukses, engkau akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa teman sejati; tapi bagaimanapun, jadilah sukses... 
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang; tapi bagaimanapun, berbuat baiklah... 

Bagaimanapun, berikan yang terbaik dari dirimu...
Pada akhirnya, engkau akan tahu bahwa ini bukanlah urusan antara engkau dan mereka;
melainkan ini adalah urusan antara engkau dan Tuhan mu...

- Delima Kontrusvy -

Kamis, 12 Juni 2014

R.I.N.D.U

Scroll-scroll timeline...
Banyak hal yang membuatku ingin. Banyak hal yang membuatku rindu. Terlalu menye-menye kalo aku tulis sebagai rangkaian status di sana. Lebih elegan jika ku larung di sini. heheheh...
Sedang merindukan apa?? siapa??
Ah, terlalu banyak jawabannya nanti. Yang pasti aku rindu. Ada sesak di sini yang tak mampu ku sebut satu per satu. Hanya mampu membatin akan apa saja hal-hal yang aku rindukan. Allah..cukup Allah yang tau ini.
Terima kasih Allah masih memberiku kesempatan untuk menampung semua cerita ini.
Terima kasih Allah masih menyisakan ku banyak rasa rindu. Setidaknya aku masih terus hidup karena adanya harapan atas jawaban tiap-tiap rindu ku. Setidaknya aku masih diberikan hati yang luas untuk menampung semua rasa ini, rasa yang terus mendewasakanku atas sikap dan pikiran...

Allah..kelak jawablah semua rinduku ini, ^_^

Senin, 02 Juni 2014

Bersabar Lebih Baik

Setiap cinta memiliki waktunya.Jika sekarang belum saatnya, belum pantas, belum siap, maka bukan berarti itu tidak cinta. Bersabar lebih baik. (Darwis Tere Liye)

Begitu pula dengan mimpi. Tetap tegap mempertahankannya dengan doa, memperjuangkannya dengan segenap hati.
Masih tetap ingin menuliskannya. Tempat-tempat terbaik, surga Indonesia untuk kelak aku kunjungi. Aku jejakkan kaki di sana. Entah dengan siapa itu tidak penting. Aku hanya ingin nyata melakukannya,
Semeru...
Rinjani..
Green Bay..
Pulau Merah...
Sukamade...
Lombok, Gili Trawangan...
Karimun Jawa...
..........

Seolah aku telah melewatkan banyak kesempatan untuk 'bersenang-senang'. Namun Allah mengajarkanku kembali untuk dewasa, lebih bijak lagi bahwasannya masih ada yang jauh lebih penting dari sekedar 'bersenang-senang' saat ini. Allah ingin aku belajar lebih baik lagi. Memang belum rezekiiiii. Yakin saja rencana Allah lebih baik adanya.

Bersabar Lebih Baik....^_^

Rabu, 07 Mei 2014

Mimpi dan Harapan (Baru)

...kini ku kan berhenti berharap...

satu kalimat lagu yang aku dengar tadi siang lewat PC kantor. Sedih tak berujung by Glenn Fredly. Heuheu..bayangkan yang nyanyi seorang Glenn, lagu mellow pun akan lebih menyayat hati kan..hohoho..
Awalnya aku berpikir demikian. Akan jatuh mellow sekian hari, menggalau khas orang patah hati, nangis-nangis gak jelas dan yang pasti merasakan sediiiiiihh teramat sedih. Kenyataannya gak seburuk yang aku bayangkan.
Awalnya aku berpikir demikian. Akan merasakan pahit yang sangat saat tahu kenyataan itu. Kenyataannya tidak sepahit yang aku bayangkan.

Perasaanku pas tahu info tersebut kaget sekali. Tidak secepat yang aku bayangkan. Apalagi aku sudah lama tidak mendengar kabar dari beberapa karibnya. Tiba-tiba saja aku membaca info tersebut di salah satu sosmed. Kaget, sedih pasti, pengen nangis tapi gak bisa. Rasanya hati itu kosoooongng. Ada lubang menganga dan..kosong. Entahlah.
Hal yang susah aku terima adalah bahwasannya sudah pantang bagiku menyebut-nyebut nama dia saat aku ingin menyebut namanya, menulis namanya lagi dan lagi pada Diary Harianku, membayangkan kelak bisa bertemu kembali dan akrab bahkan lebih akrab dari biasanya, mendoakan dirinya di akhir doaku. Hal yang susah aku lakukan adalah bahwasannya mulai detik itu sudah saatnya aku berhenti berharap padanya, apapun tentang dirinya. Rasanya agak kacau juga waktu menyadari aku tidak boleh berharap lagi. Mati rasa. Tidak mungkin kan aku mendoakan yang jelek-jelek atas dirinya...Rasanya seperti belum terbangun dari mimpi. Dan menjadi paham quote tentang bermimpilah selagi mimpi itu tidak dilarang, tidah berbayar. ^_^

Menerima kenyataan tentang dia yang sudah menetapkan calon pendamping hidupnya ternyata tidak seperih bertahan pada satu rindu. Mungkin benar kata mereka, biarkan waktu yang menjadi penawarnya.
Pelan tapi mantap aku harus bangun dari mimpi. Menguburnya manis-manis dan mulai bermimpi kembali. Bukankan kelak waktu yang menjadi penawarnya?? Kelak waktu yang akan kembali memberikanku mimpi-mimpi baru dan waktu pula yang membuatku bertahan meraih mimpi. *ciyeeee....^_^

Beberapa hal yang harus ku syukuri karena ini adalah...
Aku belajar mendewasakan hati,
belajar merawat hati hingga saatnya tiba,
belajar mengikhlaskan hati apapun ceritanya,
belajar pasrah akan urusan hati dan cinta,
belajar memahami benar-benar bahwasannya jodoh di tangan Allah. Kelak Allah sudah menentukan siapa-siapa pasangan kita, kapan, dimana, dan bagaiman dipertemukannya.
Seperti doa ku yang lalu di masjidil haram maupun nabawi...
"Allah, kelak segerakan jodohku di tahun depan. Atau pada waktu yang baik menurutMu. Jika ia (yg namanya tak bisa disebut di sini ^_^) adalah jodohku, maka jodohkanlah dengan caraMu yang terbaik. Jika bukan maka buat aku benar-benar melupakannya"
Allah telah menjawab doaku. Alhamdulillah.
Mungkin karena aku sudah menyerahkan sepenuhnya pada Gusti Allah, maka rasa kehilangan ini gak seperih yang aku bayangkan sebelumnya.

Bumi masih berputar.
Maka tidak ada alasan bagiku untuk tidak bermimpi lagi. Bukan melanjutkan mimpi, karena mimpiku tentang dia sudah berakhir. heheheh. Melainkan membangun mimpi kembali. Urusan kelak terwujud tidaknya mimpi itu adalah kehendak Gusti Allah. Urusanku adalah bermimpi, meyakini mimpi, memperjuangkan mimpi, mendoakan mimpi, dan memantaskan mimpi.
Itu saja...Selebihnya biar tangan-tangan Allah yang bekerja...^_^



Sabtu, 14 September 2013

Doa Kali Ini

......
Kalo ingat agenda semester depan berupa kegiatan PKL rasanya gimanaaa gituu. Belum lagi biaya kuliah, buku-buku kuliah yang ingin aku penuhi.
Rasanya koq ya belum bisa lanjutin English Course yang lalu ya.
Masih agak gimana juga soal rencana Januari 2014 itu.
Astaghfirullah, . . . .

Ya Allaaahh..semoga selalu ada kuasaMu Ya Rabb..
Semoga selalu ada berkah dan nikmat rezeki yang berlimpah dariMu.
Mudahkan dan lancarkan segala proses ini.

Semoga Kau selalu berikan rasa ikhlas dan bahagia melalui semua proses ini.
Amiiiinn.

*nyesek kalo ingat kondisi keuangan, heheheh...
#SemangatHemat ^_^